Kasus klikbca.com (situs asli
Internet banking BCA)
Seorang yang bernama Steven Haryanto, seorang hacker dan
jurnalis pada Majalah Web, membeli domain-domain yang mirip dengan situs
internet ,banking BCA. Nama domainnya adalah www.klikbca.com , kilkbca.com ,
clikba.com , klickbca.com , dan klikbac.com.
Isi situs-situs plesetan ini nyaris
sama. Jadi, jika publik tidak benar mngetik nama asli domain-nya, maka mereka
akan masuk ke situs plesetan ini. Hal ini menyebabkan identitas pengguna (user_id)
dan nomor identitas personal dapat diketahui. Dan steven sudah meminta maaf
kepada pihak BCA dengan mengirimkan surat dan ia mengaku hal yang dilakukan ini
hanyalah rasa ingin tahunya saja tanpa ada motif criminal sama sekali, serta
mengambil keuntungan dari pihak BCA, dan ia sudah memberikan semua data nasabah
yang sudah ia dapatkan tersebut kepada pihak bank BCA, beserta domain-domain
plesetan yang ia buat tersebut.
Dalam kasus ini termasuk dalam jenis
name changing yaitu sang pelaku melakukan pendaftaran terhadap nama domain yang
hampir sama dengan nama domain asli suatu perusahaan yang besar. Hal ini akan
menyebabkan nasabah dari BCA akan tertipu dan masuk ke website tiruan atau
plesetan tersebut.
Dan kasus ini juga bisa termasuk
dalam jenis Typosquatting, Typosquatting pada intinya adalah
suatu tindakan membeli dan mengoperasikan nama-nama domain yang merupakan hasil
variasi suatu nama domain yang telah terkenal, dengan harapan situs tersebut
dikunjungi oleh pengguna internet karena adanya kesalahan eja atau ketik dari
situs asli yang memang ingin dikunjungi oleh pengguna.
Halaman klik BCA yang benar


0 komentar:
Posting Komentar